Hikmah Hidup Sederhana dan Rendah Hati
Bismillahirrahmanirrahim,
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.” (QS. Asy-Syuaraa` : 215)
Kesederhanaan dan kerendahan hati seseorang sesungguhnya tidak akan
menjadikan kesengsaraan dan kehinaan baginya. Bahkan, kesederhanaan dan
kerendahan hati justru akan menjadikannya sebagai manusia yang bermartabat, dihormati dan dihargai orang lain.
Diantar hikmah kesabaran dan kerendahan hari adalah :
Pertama,
Dengannya, maka mereka akan menggapai ketinggian dan kemuliaan. Islam selalu mengajarkan umatnya untuk mengalah tapi bukan untuk kalah, merendahkan hati tapi bukan kehinaan tetapi justru dengan itu manusia menggapai kemuliaan.
Pertama,
Dengannya, maka mereka akan menggapai ketinggian dan kemuliaan. Islam selalu mengajarkan umatnya untuk mengalah tapi bukan untuk kalah, merendahkan hati tapi bukan kehinaan tetapi justru dengan itu manusia menggapai kemuliaan.
Kedua,
Kesederhanaan dan kerendahan hati ini dapat melahirkan rasa keadilan, kasih sayang dan kecintaan terhadap sesama. Dengan kerendahan hati, maka akan mendidik seorang insan untuk bersikap adil kepada Rabb-Nya, dirinya, keluarganya dan tentunya masyarakat sekitar. Ia juga mampu melahirkan sensitifitas dan kepedulian terhadap sesama. Sifat ini seolah membisikkan kepada manusia bahwa belum ada kelebihan seorang hamba bila mereka tidak mampu berbuat yang terbaik dan berkontribusi kepada sesamanya.
Kesederhanaan dan kerendahan hati ini dapat melahirkan rasa keadilan, kasih sayang dan kecintaan terhadap sesama. Dengan kerendahan hati, maka akan mendidik seorang insan untuk bersikap adil kepada Rabb-Nya, dirinya, keluarganya dan tentunya masyarakat sekitar. Ia juga mampu melahirkan sensitifitas dan kepedulian terhadap sesama. Sifat ini seolah membisikkan kepada manusia bahwa belum ada kelebihan seorang hamba bila mereka tidak mampu berbuat yang terbaik dan berkontribusi kepada sesamanya.
“Nilai sebuah kehidupan tergantung sejauh mana manusia mampu berkontribusi untuk orang lain.”
Indahnya menjadikan hidup lebih bermakna

Tidak ada komentar:
Posting Komentar